Inilah Temuan Ilmuan Indonesia yang Sudah Diakui Dunia

Inilah beberapa Temuan Ilmuan Indonesia yang Sudah Diakui Dunia

Assalamu’alaikum.

Selamat pagi, siang, sore dan malam teman-teman semua dimanapun teman-teman berada walaupun diujung dunia sekalipun saya akan tetap mendo’akan semoga pada hari ini kita selalu diberi perlindungan oleh sang maha pencipta dari semua kegiatan yang ita lakuka dan setiap kegiatan yang akan kita lakukan jangan lupa untuk membaca Bismillahirrahmanirrahim.

Sebenarnya kita harus bangga telah di lahirkan di Indonesia karena Negara kita ini adalah termasuk negara yang di lirik oleh negara lain akan pemandangan alam dan juga penemuan yang telah diciptakan oleh pada penemu Indonesia. Saya pernah bertemu dengan seseorang yang berkata seperti ini Indonesia ini apalah semuanya kacau dari pemerintah sampai rakyatnya tidak ada yang mematuhi peraturan, lalu dia membandingkan Negara ini dengan negara lain dia bilang banyak lah ini itu ini itu dan semua yang dia bilang hanya bagian negatif Indonesia saja.

Hmmmmm, apabila teman-teman bertemu dengan orang yang seperti ini mau teman-teman apakan orang tersebut? komen di bawah ya. Sebaiknya kita harus bangga telah dilahirkan di Indonesia karena di tanah air ini lah kita dilahirkan, dididik, dan juga di besarkan. Jadi untuk memupuk kembali rasa bangga kita akan Indonesia mari kita bahas beberapa penemuan yang telah di akui oleh dunia semoga dengan artikel ini kita semua menjadi lebih mencintai Indonesia amin.

1.   Pesawat Mr. Crack (prof bj habibie)

B.J. Habibie seorang tokoh terkenal di Indonesia.  Beliau pernah menjabat sebagai presiden ketiga republik Indonesia. Jika dituliskan namanya secara lengkap berserta gelarnya mungkin terasa sangat panjang, namun, berikut nama dan gelar beliau: Prof. DR (HC). Ing. Dr. Sc. Mult. Bacharuddin Jusuf Habibie (Presiden Ketiga RI).

Habibie adalah salah satu anak terpilih yang mengikuti gelombang kedua program beasiswa. Mengingat pesan Ir. Soekarno, Habibie muda mempelajari dan mengerti arti pentingnya dirgantara dan penerbangan bagi Indonesia. Habibie muda yang melanjutkan studi di Jerman memilih jurusan Teknik Penerbangan dengan spesialisasi kontruksi pesawat terbang.

Kampus pilihan Habibie muda adalah Rhein Westfalen Aachen Technische Hochschule(RWTH).Setelah sampai dikampus ini beliau bertekad untuk belajr dengan sungguh-sungguh dan harus sukses di tanah perantauan. Tekad kesungguhan Habibie dibuktikan dengan fokus belajar yang tinggi dan tidak menghabiskan liburannya dengan hanya bersenang-senang.

Di liburan musim panas setiap tahunnya Habibie muda selalu mengisi kesehariannya dengan bekerja dan mencari uang. Hasil dari kerja kerasnya digunakan untuk membeli buku. Habibie mendapatkan gelar diploma Ing dari Rhein Westfalen Aachen Technische Hochschule(RWTH) pada tahun1960 dengan predikat Cumlaude (Sempurna).

Saat Habibie menjadi engineer di jerman, dia mempelajari fenomena fatigue (kelelahan) pada kontruksi pesawat. Habibie mencetuskan rumus untuk menghitung keretakan atau crack progression on random. Rumus temuan Habibie ini ia namakan “Faktor Habibie”. Rumus temuan Habibie ini dapat menghitung crack progression sampai skala atom material kontruksi pesawat terbang. Sehingga Habibie dijuluki “Mr. Crack”

Kejeniusan Habibie mengantarkannya menjadi penemu faktor Habibie yang diakui dunia. Habibie diakui lembaga International diantaranya: Gesselschaft fuer Luft und Raumfahrt (Lembaga Penerbangan dan Angkasa Luar) Jerman, The Royal Aeronautical Society London (Inggris), The Royal Swedish Academy of Engineering Sciences (Swedia), The Academie Nationale de l’Air et de l’Espace (Prancis) dan The US Academy of Engineering (Amerika Serikat).

Pada tahun 1967 Habibie mendapatkan penghargaan menjadi Profesor kehormatan (guru besar) di ITB (Institute Teknologi Bandung)  Disisi lain HAbibie juga memperoleh penghargaan Edward Warner Award dan Theodore Van Karman Award.

2.   Pemadam Singkon(Randall Hartolaksono)

Di tangan Randall Hartolaksono, kulit singkong bisa diubah menjadi bahan anti api kelas dunia. Temuan revolusioner arek Suroboyo kelahiran 16 Maret 1956 ini terjadi secara tak sengaja.

Saat itu, ia kuliah di jurusan Teknik Mesin Universitas London (ia masuk tahun 1977, karena para dosennya sulit mengeja Hartolaksono maka kemudian namanya sering dipanggil Hart) dan meneliti saripati kulit singkong untuk bahan pelumas engsel robot, tak sengaja ia menumpahkan bahan itu di atas nyala api. Ternyata api padam. Randall takjub. Di bawah bimbingan Profesor Evans, ia meneliti keampuhan kulit singkong.

Saripati singkong, menurutnya, terbukti memutus reaksi kimia berantai dalam proses kebakaran."Zat aktif itu tidak bisa mencegah lompatan energi elektron melewati titik kritis di lapisan terluar atom saat pembakaran".

Randall menjuluki teorinya “free radical” atau radikal bebas. Teori ini sempat ditolak pakar Inggris dalam pertemuan tahunan di Edinburgh University, Skotlandia, 1982. Baru setelah uji coba laboratorium selama lima tahun, teori Randall diakui."Mereka menyebutnya teori pemutusan rantai kimia".

Dalam penelitian lanjutan, zat aktif dari kulit singkong, seperti tripotasium sitrat, itu bisa dikembangkannya menjadi aneka produk anti api. Ada yang seperti cat, dioleskan pada kayu, membuat tahan api selama 200 tahun! Ada juga yang dimasukkan pada tabung semprot untuk memadamkan nyala api.

Kini tiga produk temuan Randall telah mendapat sertifikat uji standar dari beberapa negara, seperti Amerika Serikat, Inggris dan Australia. Produknya bisa menembus banyak tempat elit, seperti Istana Buckingham Inggris. Perusahaan Malaysia seperti Petronas, Proton dan Telecom mengganti produk halon dengan produk Randall yang ramah lingkungan. Beberapa hotel berbintang pun mulai disusupi produk Randall.

3.   4G LTE (Dr. Eng. Khoirul Anwar)

Dr. Eng. Khoirul Anwar, penemu sekaligus pemilik paten teknologi 4G berbasis OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing).Kelahiran Kediri 1978 ini menciptakan sebuah teknologi transmitter yang saat ini lebih dikenal dunia dengan sebutan teknologi 4G. Teknologi broadband ini menjadi standard internasional ITU, baik untuk sistem teresterial (di bumi) maupun satelit (di luar angkasa).

Ingin menjadi 'The Next Einstein' - Sejak kecil, Khoirul punya minat tinggi terhadap sains. Hampir semua buku-buku sains dilahapnya. Di sela-sela waktu belajarnya, Khoirul kecil sangat suka membaca buku teori ilmuwan ternama seperti Albert Einstein dan Michael Faraday, bahan bacaan yang terbilang 'berat' bagi anak sesusianya. Putra pasangan suami istri Sudjiarto dan Siti Patmi ini bermimpi tinggi ingin menjadi the next Einstein dan Faraday yang bisa menciptakan teori baru.

Cita-citanya hampir gagal karena keadaan. Tahun 1990, ayah Khoirul meninggal dunia ketika dirinya baru lulus sekolah dasar. Namun tekadnya justru semakin kuat untuk sekolah setinggi-tingginya. Saat bersekolah di SMAN 2 Kediri, Khoirul berusaha keras menghemat pengeluaran agar ibunya tak terbebani.

Dia sempat sakit karena terlalu irit makan. Prestasinya di sekolah menurun. Namun semua jerih payah itu terbayar ketika pada akhirnya dia lulus Teknik Elektro (Telekomunikasi) dari Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 2000 sebagai salah satu wisudawan terbaik.

Yang menarik, penemuan teknologi 4G dikatakannya terilhami oleh serial kartun Dragon Ball. Ya, sang profesor tak selamanya serius berkutat dengan buku dan penelitian. Diam-diam dia penggemar kartun dengan jagoan bernama Goku tersebut. "Ketika Goku menggunakan kekuatan alam yang digabungkan menjadi bola api genki dama, sehingga menghasilkan tenaga yang luar biasa. Itu saya terapkan dalam formula matematika. Dalam teknologi 4G, menarik energi di sekitarnya.

Ingin Pulang ke Indonesia - Berkat temuannya, kini internet berkecepatan tinggi bisa dirasakan banyak orang. Meski mungkin sebuah ironi, di saat Indonesia baru kedatangan 4G LTE, negara lain banyak yang sudah merasakan manfaatnya sejak beberapa tahun lalu. Padahal penemu teknologinya justru putra Indonesia.

Yang membuat iri, di Jepang misalnya, negeri tempat Khoirul menimba ilmu dan mempresentasikan 4G LTE pertama kali, sudah punya jaringan seluler super cepat yang bisa dinikmati bahkan di daerah pegunungan. "Jaringan 2G tidak lagi digunakan pada 2012, yakni ketika 99% total pengguna layanan telekomunikasi bermigrasi 3G dan LTE. Area coverage LTE di sana bahkan diperluas hingga ke daerah pegunungan. Para penggunanya bisa menikmati 3G dan LTE ketika mereka berada di gunung Fujiyama sekalipun,” cerita Khoirul.

4.   Pondasi Cakar Ayam(Prof. Dr. Ir. Sedijatmo)

Konstruksi cakar ayam adalah salah satu metode rekayasa teknik dalam pembuatan pondasi bangunan. Teknik konstruksi cakar ayam memungkinkan pembangunan struktur pada tanah lunak seperti rawa-rawa. Metode ini ditemukan oleh pada 1961. Konstruksi cakar ayam terdiri dari pelat tipis yang didukung oleh pipa-pipa (cakar) yang tertanam pada bagian bawah pelat. Hubungan antara pipa-pipa dengan pelat beton dibuat monolit. Kerjasama sistem meliputi antara pelat–cakar–tanah yang menciptakan pelat yang lebih kaku dan lebih tahan terhadap beban dan pengaruh penurunan yang tidak seragam.

Prof Dr Ir Sedijatmo tahun 1961 ketika sebagai pejabat PLN harus mendirikan 7 menara listrik tegangan tinggi di daerah rawa-rawa Ancol Jakarta. Dengan susah payah, 2 menara berhasil didirikan dengan sistem pondasi konvensional, sedangkan sisa yang 5 lagi masih terbengkelai. Menara ini untuk menyalurkan listrik dan pusat tenaga listrik di Tanjung Priok ke Gelanggang Olah Raga Senayan di mana akan diselenggarakan pesta olah raga Asian Games 1962.

Karena waktunya sangat mendesak, sedangkan sistem pondasi konvensional sangat sukar diterapkan di rawa-rawa tersebut, maka dicarilah sistem baru ,Lahirlah ide Ir Sedijatmo untuk mendirikan menara di atas pondasi yang terdiri dari plat beton yang didukung oleh pipa-pipa beton di bawahnya. Pipa dan plat itu melekat secara monolit (bersatu), dan mencengkeram tanah lembek secara meyakinkan.

Oleh Sedijatmo, hasil temuannya itu diberi nama sistem pondasi cakar ayam. Menara tersebut dapat diselesaikan tepat pada waktunya, dan tetap kukuh berdiri di daerah Ancol yang sekarang sudah menjadi ka wasan industri. Bagi daerah yang bertanah lembek, pondasi cakar ayam tidak hanya cocok untuk mendirikan gedung, tapi juga untuk membuat jalan dan landasan. Satu keuntungan lagi, sistem ini tidak memerlukan sistem drainase dan sambungan kembang susut.

Banyak bangunan yang telah menggunakan sistem yang di ciptakan oleh Prof Sedijatmo ini, antara lain: ratusan menara PLN tegangan tinggi, hangar pesawat terbang dengan bentangan 64 m di Jakarta dan Surabaya, antara runway dan taxi way serta apron di Bandara Sukarno-Hatta Jakarta, jalan akses Pluit-Cengkareng, pabrik pupuk di Surabaya, kolam renang dan tribune di Samarinda, jalan tol palembang-indralaya, dan ratusan bangunan gedung bertingkat di berbagai kota.

Sistem pondasi cakar ayam ini telah pula dikenal di banyak negara, bahkan telah mendapat pengakuan paten internasional di 40 negara, yaitu: Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Vietnam, India, RRC, Jepang, Korea Selatan, Meksiko, Arab Saudi, Bahrain, Srilanka, Brazil, Qatar, Uni Soviet, Burma, Mesir, Afrika Selatan, Portugal, Spanyol, Argentina, Cile, Australia, Brunei Darussalam, Selandia Baru, Maroko, Jerman Barat, Jerman Timur, Inggris, Prancis, Italia, Belgia, Kanada, Amerika Serikat, Jerman Barat, Belanda; dan Denmark.

Sedyatmo dilahirkan di desa Karangpandan, Jawa Tengah Ahad Kliwon tanggal 24 Oktober 1909 sebagai putra ketiga Raden Mas Panji Hatmo Hudoyo (cucu Mangkunegoro III-Surakarta) dengan R. Ayu. Sarsani Mangunkusumo. Sedyatmo memiliki nama kecil Raden Mas Sarwanto. Saat berusia beberapa bulan, ia sakit cukup lama yang membuatnya harus mengganti nama. Orang tuanya kemudian memberikan nama baru R.M Sedyatmo. Nama Sedyatmo diambil dari kata Sedia dan Atmo yang artinya sedia, sanggup atau mau dan Atmo yang artinya anak.

Nah itulah sedikit sejarah dari setiap penemuan yang di temukan oleh Putra bangsa bagai mana menurut teman-teman sangat wah bukan. Jadi oleh karena itu mari kita bangga menjadi bangsa Indonesia ”merah putih berkibar begitu gagah, cerminan akan bangsa yang perkasa, kuhormati dengan penuh rasa bangga, Indonesia ku bersatu sepanjang masa”. Semoga artikel kali ini bermanfa’at untuk kita semua saya Zakky salam teknologi.
wassalam.  


4 komentar


EmoticonEmoticon